Oksigenatau O2 yang diikat hemoglobin akan dibawa ke seluruh tubuh untuk diberikan ke sel (mitokondria) untuk proses oksidasi. Oksidasi dalam sel akan menghasilkan CO2 yang kemudian akan diangkut lewat kapiler vena darah menuju alveolus. -
4 Alveoli Alveoli berfungsinya sebagai tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida. Alveoli kemudian menyerap oksigen dari udara yang dibawa oleh bronkiolus dan mengalirkannya ke dalam darah. Setelah itu, karbon dioksida yang merupakan produk limbah dari sel-sel tubuh mengalir dari darah ke alveoli untuk dihembuskan keluar.
Dikapiler arteri, oksigen diikat oleh eritrosit yang mengandung
Darahsegera mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Pada sel-sel tubuh oksigen digunakan untuk proses oksidasi. b. Menyimpan Udara dalam Tubuh untuk Waktu yang Singkat Alveolus berguna sebagai tempat menyimpan udara walaupun hanya sementara waktu. Selanjutnya alveolus memungkinkan penyerapan udara berisi oksigen tersebut ke dalam darah.
Oksigendari paru-paru diangkut ke seluruh tubuh manusia oleh. a. darah b. eritrosit c. plasma darah d. leukosit e. trombosit Eritrosit (sel darah merah) adalah sel darah yang tidak memiliki inti sel yang berfungsi untuk pengangkutan oksigen, karbon dioksida, dan sari makanan. Di dalam eritrosit, terdapat hemoglobin (Hb), yaitu
nr5AZ. Ilustrasi Proses Pengangkutan Oksigen dalam Darah. Foto dok. ANIRUDHAgar tetap hidup, manusia tentu membutuhkan pasokan oksigen yang cukup untuk kemudian didistribusikan ke seluruh tubuh. Oksigen dalam darah akan diangkut oleh hemoglobin. Untuk mengetahui lebih lengkap bagaimana proses pengangkutan oksigen dalam darah pada tubuh manusia, mari kita simak ulasanya berikut Proses Pengangkutan Oksigen dalam Darah pada Tubuh ManusiaKebutuhan oksigen dalam tubuh manusia menjadi salah satu kebutuhan yang perlu dipenuhi agar seseorang dapat menjalani kehidupannya dengan baik. Kebutuhan oksigen ini diperoleh dari udara yang mengandung oksigen di sekitar kita. Namun, setiap orang memiliki kebutuhan oksigen yang berbeda-beda Pembahasan ini juga dijelaskan dalam buku berjudul Buku Ajar Biologi Berbasis Science Technology Engineering and Mathematics STEM untuk Kelas XI SMA dan MA yang disusun oleh Mucharommah Sartika Ami, ā Nur Hidayah 2020 13.Tertulis dalam buku tersebut bahwa kebutuhan oksigen setiap individu berbeda-beda tergantung pada umur, aktivitas, berat badan, jenis kelamin, dan jumlah makanan yang dikonsumsi. Dalam keadaan biasa jumlah oksigen yang dibutuhkan sebanyak 300 ml per hari per Proses Pengangkutan Oksigen dalam Darah. Foto dok. Jesse OrricoSekitar 97% oksigen yang masuk ke dalam darah akan diangkut oleh hemoglobin/eritrosit. Oksigen yang terikat dalam hemoglobin dikenal dengan oksihemoglobin. 2-3% lagi akan larut dan diangkut oleh plasma darah. Proses pengikatan dan pelepasan oksigen dipengaruhi oleh tekanan oksigen, kadar oksigen, dan kadar karbondioksida di jaringan tubuh, dan terjadi secara pembahasan tersebut, kita dapat mengetahui bahwa oksigen dalam darah akan diangkut oleh hemoglobin. Pembahasan mengenai proses pengangkutan darah dalam tubuh manusia dipaparkan dalam buku Fisiologi Manusia Edisi Revisi yang disusun oleh Dr. Umar, MS., AIFO, āJaka Putra Utama, S. Pd., M. Pd 2021 132.Ilustrasi Proses Pengangkutan Oksigen dalam Darah. Foto dok. LuAnn HuntDikutip dari buku tersebut bahwa oksigen yang diperlukan tubuh berasal dari lingkungan sekitar, dihirup melalui hidung dan akhirnya sampai di alveolus. Begitu sampai di alveolus, oksigen segera berdifusi ke dalam darah untuk bergabung dengan hemoglobin. Selanjutnya, oksigen akan diangkut oleh plasma dan hemoglobin yang terkandung di dalam sel-sel darah merah. Oksigen berdifusi ke dalam plasma tidak mengalami reaksi kimia, oksigen larut dalam plasma dan diangkut melalui pemecahan secara pembahasan singkat mengenai proses pengangkutan oksigen dalam darah yang terjadi dalam tubuh manusia. Agar persebaran oksigen dalam tubuh dapat terus berjalan dengan baik, kita perlu menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat dan makan makanan bergizi. Semoga bermanfaat. DAP
1. Pernyataan dibawah ini adalah fungsi system sirkulasi pada manusia kecuali... A. mengangkut nutrisi ke seluruh jaringan tubuh B. menghantarkan rangsang ke organ-organ tubuh C. mengangkut sisa metabolisme ke alat ekskresi D. mengedarkan oksigen keseluruh jaringan tubuh 2. Fungsi hemoglobin adalah... A. membawa hurmon ke jaringan B. membantu proses pembekuan darah C. membawa Oksigen keseluruh jaringan tubuh D. membawa glukosa ke seluruh tubuh darah yang memiliki umur 120 hari adalah... 4. Dibawah ini adalah ciri sel darah 2. setiap 1 mm 3 mengandung ā 4. bergerak secara amoboid Yang merupakan ciri sel darah merah adalah... 5. Dalam kelompok kerja pengujian golongan darah dilakukan percampuran antara darah dengan anti a dan anti b . Data yang diperoleh adalah sebagai berikut Berdasarkan data diatas siswa yang dapat sebagai donor untuk golongan darah B adalah seiswa yang bernomor.. 6. orang bergolongan darah O tidak boleh mendapat transfuse darah dari dari orang yang bergolongan darah A sebab... A. Didalam plasma golongan darah O terdapat zat anti A yang akan menggumpalkan aglutinogen A yang terdapat pada eritrosit golongan darah A B. Di dalam plasma darah golongan darah A terdapat antigen A yang akan merusak antibody A pada golongan darah O C. Di dalam plasma darah golongan darah O terdapat antigen B yang menggumpalkan eritrosit golongan darah A D. Di dalam golongan darah O tidak mengandung aglutinogen sehingga dapat menggumpalkan golongan darah A. 7. Mineral yang berperan dalam proses pembekuan darah adalah... 8. Darah yang paling banyak membawa CO2 ialah pada ⦠9. factor yang menyebabkan darah dapat mengalir melalui pembuluh Ke seluruh tubuh adalah ⦠A. Kontraksi atrium kanan B. kontraksi ventrikel kanan D. kontraksi ventrikel kiri 10. Yang dimaksud dengan serum adalah plasma darah yang tidak mengandung... 11. Bagian darah yang berfungsi sebagai pengangkut zat makanan yaitu .... 12. Orang yang terlalu banyak melakukan aktivitas lama-lama akan pucat. Hal ini terjadi karena .... b. kekurangan karbondioksida 13. Sel darah yang jumlahnya mengalami penurunan saat seseorang terkena demam berdarah yaitu .... 14. Oksigen diangkut ke seluruh sel tubuh untuk proses oksidasi oleh .... 15. Kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh difagosit oleh .... 16. Bagian otot jantung yang paling tebal yaitu .... a. bilik kanan 17. Golongand arah AB pada proses transfusi darah dapat .... a. mendonorkan darah kepada orang yang bergolongan darah O b. mendonorkan darah kepada orang yang bergolongan darah AB c. mendonorkan darah kepada orang yang bergolongan darah B d. mendonorkan darah kepada orang yang bergolongan darah A 18. Enzim trombokinase diproduksi oleh .... 19. Kondisi di mana jumlah sel darah putih kurang dari kondisi normal disebut .... 20. Penyakit darah sulit membeku disebut .... d. thalasemia 21. Busung lapar HO = honger oedema ditandai dengan edema yaitu meningkatnya cairan di jaringan dan tubuhnya menjadi bengkak. Hal ini terjadi karena di dalam darah kekurangan . . . . 22. Saat jantung berdetak, bagian manakah yang memiliki tekanan paling tinggi? 23. Bagian darah yang berfungsi mengangkut oksigen adalah . . . . 24. Fungsi sel darah merah adalah . . . . 25. Orang yang bergolongan darah A tidak mungkin mendonorkan darahnya kepada orang yang bergolongan darah B karena akan terjadi penggumpalan darah. Hal ini terjadi karena . . . . a. aglutinogen A akan bertemu dengan aglutinin α b. aglutinin β akan bertemu dengan aglutinogen B c. aglutinogen B akan bertemu dengan aglutinin β d. aglutinin α akan bertemu dengan aglutinin β 26. Membekukan darah pada saat terjadinya luka merupakan fungsi dari . . . . 27. Perhatikan tabel berikut. Pembeda Vena Arteri Denyut Aliran Dinding Sel otot Terasa Dari jantung Tipis, tidak elastis Lurik Tidak terasa Ke jantung Tebal, kuat, dan elastis Polos Perbandingan yang benar pada tabel di atas adalah pada . . . . 28. Pada membran sel darah merah orang yang bergolongan darah A terdapat . . . . c. tidak memiliki aglutinogen d. memiliki aglutinogen A dan B 29. Perhatikan tabel berikut. Sistem peredaran darah yang benar pada tabel ditunjukkan oleh . . . . 30. Perhatikan gambar berikut! Bagian jantung yang hanya berisi darah kaya oksigen adalah . . . . d. III dan IV 31. Darah yang telah beredar dari jaringan tubuh masuk ke ruang jantung pertama kali pada bagianā¦. D. ventrikel kanan 32. Saat sistol berlangsung, darah dipompa dari bilik kanan keā¦. 33. Kemampuan leukosit keluar dari pembuluh darah dengan cara ameboid disebutā¦. A. diapedesis 34. Sistem peredaran darah tunggal dijumpai pada hewanā¦. B. pisces 35. Sistem transport dengan rongga gastrovaskuler terdapat padaā¦. B. ubur ubur 36. Pernyataan berikut ini yang benar mengenai fungsi komponen darah adalahā¦. A. leukosit berfungsi untuk mengangkut sisa metabolisme B. plasma darah berfungsi mengangkut oksigen C. erittrosit berfungsi mengangkut sari-sari oksigen D. eritrosit berfungsi mengangkut sari-sari makanan 37. Serum merupakan bagian dariā¦.. 38. Komponen darah yang berperan dalam penggumpalan darah di tempat luka adalah⦠A. limfosit 39. Gangguan peredaran darah yang berupa pengerasan pembuluh nadi yang disebabkan karena adanya endapan kapur disebut .... 40. Pada peristiwa pembekuan darah, jika tubuh kekurangan kalsium dan vitamin K maka yang terganggu adalah pembentukan ā¦. A. trombin dari protrombin B. fibrinogen dari trombokinase C. protrombin dari trombin D. fibrin dari fibrinogen E. trombin dari fibrinogen 41. Orang yang terinfeksi virus HIV, sel darah putihnya akan diserang oleh virus tersebut. Jenis sel darah putih yang diserang adalah . . . . 42. Bila dalam sirkulasi darah seseorang terdapat leukosit dalam jumlah besar, maka orang ini menderita penyakit . . . 43. Sel-sel darah berikut ini yang menurun jumlahnya ketika seseorang menderita penyakit demam berdarah adalah . . . . 44. Gangguan peredaran darah yang berupa pengerasan pembuluh nadi yang disebabkan karena adanya endapan kapur disebut .... D. arterioklerosis 45 Perhatikan gambar penampang jantung di bawah ini! Bagian jantung yang berisi darah kaya oksigen ditunjukkan oleh nomor ā¦. 47. Ventrikel kiri, ventrikel kanan dan Vena cava superior ditunjukkan oleh gambar nomorā¦. 48. Perhatikan gambar anatomi jantung berikut ini! Aorta dan bilik kiri ditunjukkan oleh huruf ā¦. 49. Perhatikan bagan pembekuan darah di bawah! Yang ditunjukkan oleh nomor 2 dan 4 adalah .... A. trombokinase dan trombin B. tromboplastin dan fibrin C. tromboplastin dan trombin D. trombin dan fibrin 50. Perhatikan Tabel berikut ini ! Dalam eritrosit Susi, terdapat aglutinogen A dan dalam plasmanya terdapat aglutinin Susi membutuhkan transfusi darah, maka yang membantunya adalah 51. Berikut ini beberapa ciri perbedaan pembuluh nadi dan pembuluh balik 1. Arah aliran darah dari jantung 2. Arah aliran darah menuju jantung 3. Jika diraba denyut terasa 4. Jika diraba denyut tidak terasa Letak dekat permukaan kulit dan tampak kebiruan Ciri yang dimiliki pembuluh nadi adalah nomor 52. Peredaran darah yang selalu beredar dalam pembuluh darah adalah A. Peredaran darah terbuka B. Peredaran darah tertutup 53. Resipien yang dapat menerima darah dari semua golongan darah tanpa mengalami penggumpalan darah adalah resipien yang memiliki golongan darah 54. Dalam perkembangan manusia, eritrosit diproduksi oleh organ yang berbeda. Tempat produksi eritrosit adalah sebagai berikut, kecualiā¦. 55. Pernyataan mengenai penggumpalan darah berikut adalah benar, kecualiā¦. A. bila darah seseorang diuji dengan serum anti A menggumpal, orang tersebut mungkin bergolongan darah A atau AB. B. Bila darah seseorang diuji dengan serum anti A menggumpal, ornga tersebut mungkin bergolongan darah B atau O. C. Bila darah seseorang diuji dengan serum anti A tidak menggumpal, orang tersebut mungkin bergolongan darah B atau O. D. Bila darah seseorang diuji dengan serum anti B menggumpal, orang tersebut mengkin bergolongan darah B atau AB. DETAIL Apakah Anda pernah melihat orang yang sedang melakukan donor darah? Atau Anda sendiri pernah melakukannya? Donor darah adalah proses pengambilan darah dari tubuh dengan jumlah tertentu untuk dipindahkan pada tubuh orang lain dengan golongan darah yang sama. Darah merupakan salah satu komponen sistem sirkulasi peredaran darah yang sangat penting. Darah dan sistem peredaran darah memiliki fungsi sebagai berikut. 1. Mengedarkan sari makanan nutrisi dari sistem pencernaan makanan ke seluruh sel-sel tubuh 2. Transportasi oksigen dari paru-paru ke sel-sel seluruh tubuh, dan transportasi karbon dioksida dari sel-sel seluruh tubuh ke paru-paru 3. Pengangkutan sisa metabolisme dari sel-sel tubuh ke organ ekskresi pengeluaran 4. Pengangkutan hormon dari kelenjar endokrin ke sel-sel atau jaringan target 5. Membantu keseimbangan cairan tubuh 6. Membantu dalam mengatur suhu tubuh Anda pasti pernah melihat darah. Tahukah Anda komposisi darah tersebut? Komposisi darah dapat diperoleh dengan cara memutar darah dalam suatu tabung dengan kecepatan tinggi. Proses pemutaran darah tersebut dinamakan sentrifugasi. Dari hasil sentrifugasi, darah akan terpisah menjadi dua bagian, yaitu bagian bawah yang padat dan bagian atas berupa cairan. Cairan pada bagian atas adalah plasma darah 55%, sedangkan bagian bawah terdapat sel-sel darah 45%. Plasma darah mengisi sekitar 55% dari total volume darah. Salah satu fungsi plasma darah yaitu mengatur keseimbangan osmosis darah di dalam tubuh. Pada manusia, plasma darah tersusun atas air 90% dan bahan-bahan terlarut 10%. Berikut ini komposisi plasma darah beserta fungsinya. Terdapat sekitar 45% sel-sel darah di dalam darah. Sel-sel darah tersusun atas 1. sel darah merah eritrosit 2. sel darah putih leukosit 3. keping darah trombosit. Untuk lebih memahami komposisi selsel darah dalam tubuh manusia 1. Sel darah merah eritrosit berfungsi mengangkut atau mengedarkan oksigen dan karbon dioksida. Kemampuan mengikat oksigen dan karbon dioksida oleh sel darah merah adalah karena adanya hemoglobin. 2. Hemoglobin adalah suatu protein yang memiliki daya ikat kuat terhadap O2 dan CO2. 1. Sel darah putih leukosit berfungsi dalam pertahanan dan kekebalan tubuh. Leukosit akan mempertahankan tubuh dari serangan penyakit. 2. Fungsi tersebut didukung oleh kemampuan leukosit untuk bergerak amoeboid seperti Amoeba dan sifat fagositosis memangsa atau memakan. Berdasarkan ada atau tidaknya granula di dalam sitoplasmanya, 1. leukosit tidak bergranula agranulosit 2. leukosit bergranula granulosit. Agranulosit merupakan leukosit yang tidak memiliki granula pada sitoplasmanya. Terdapat dua jenis agranulosit, yaitu limfosit dan monosit. Limfosit 1. Limfosit adalah leukosit yang tidak dapat bergerak dan memiliki satu inti sel. 2. Limfosit berfungsi dalam membentuk antibodi. 3. Limfosit berukuran antara 8ā14 μm. Monosit 1. Monosit berukuran lebih besar daripada limfosit, yaitu 14ā19 μm. 2. Monosit memiliki inti berbentuk menyerupai ginjal. Granulosit merupakan leukosit yang memiliki granula pada sitoplasmanya. Berdasarkan sifat-sifat granul yang dimilikinya, granulosit dibedakan menjadi tiga, yaitu 1. Keping darah disebut juga dengan trombosit 2. Trombosit berbentuk bulat, lonjong, bahkan berbentuk tidak beraturan. 3. Trombosit tidak memiliki inti dan berukuran lebih kecil dibandingkan eritrosit. 4. Jumlah trombosit sekitar dalam setiap milimeter kubik darah. 5. Trombosit dapat hidup selama delapan hari. 6. Trombosit berfungsi dalam proses penggumpalan darah. 7. Mengenai peran trombositdalam penggumpalan darah, akan dibahas pada materi selanjutnya. Mekanisme Penggumpalan Darah Pernahkan Anda terjatuh dari sepeda dan lutut Anda terluka? Luka tersebut akan mengeluarkan darah. Akan tetapi, apa yang terjadi pada luka tersebut setelah beberapa detik ? Luka tersebut akan menutup dan kering. Apabila pembuluh darah rusak atau terpotong karena luka, darah akan mengalir keluar dari pembuluh darah. Akan tetapi, darah tersebut akan berhenti mengalir keluar karena terjadi proses penggumpalan darah. Bagaimanakah mekanisme penggumpalan darah tersebut? 1. Di dalam plasma darah terdapat trombosit yang akan pecah apabila menyentuh permukaan yang kasar. 2. Jika trombosit pecah, enzim tromboplastin yang dikandungnya akan keluar bercampur dengan plasma darah. 3. Selain trombosit, di plasma darah terdapat protein darah protombin. 4. Protombin akan diubah menjadi trombin oleh enzim tromboplastin. 5. Perubahan protombin menjadi trombin dipicu oleh ion kalsium Ca2+. Protombin adalah suatu protein plasma yang pembentukannya memerlukan vitamin K. 6. Trombin akan berfungsi sebagai enzim yang dapat mengubah fibrinogen menjadi fibrin. Fibrinogen adalah suatu protein yang terdapat dalam plasma. Adapun fibrin adalah protein berupa benang-benang yang tidak larut dalam plasma. Benang-benang fibrin yang terbentuk akan saling bertautan sehingga sel-sel darah merah beserta plasma akan terjaring dan membentuk gumpalan. 7. Jaringan baru akan terbentuk menggantikan gumpalan tersebut dan luka akan menutup Golongan Darah dan Transfusi Darah Apakah golongan darah Anda? Apakah sama dengan kakak atau adik Anda? Golongan darah pada setiap orang belum tentu sama. Hal ini disebabkan adanya beberapa golongan darah pada manusia. Apa sajakah golongan darah pada manusia tersebut? Berdasarkan komposisi aglutinogen dan aglutininnya, golongan darah manusia dibedakan menjadi Penggolongan darah ABO ditemukan oleh seorang ahli imunologi Austria, Karl Landsteiner 1868ā1943. Penggolongan darah ini berdasarkan atas 1. terdapatnya dua jenis aglutinogen, yaitu aglutinogen A dan aglutinogen B. 2. Dan pada plasma darahnya yang terdapat aglutinin alpha dan betha Aglutinin adalah kandungan protein di dalam darah. Jadi Aglutinogen merupakan protein berupa antigen, sedangkan aglutinin merupakan protein berupa antibodi. Selain sistem ABO, terdapat penggolongan daerah lainnya, yaitu sistem rhesus rh. Sistem ini didasarkan atas ada atau tidaknya aglutinogen rhesus di dalam darah. Landsteiner menemukan sistem rh ini pada percobaannya terhadap kera Macaca rhesus. Pada sistem rh, apabila darah seseorang mengandung aglutinogen rhesus maka orang tersebut termasuk rhesus positif rh+. Adapun jika tidak mengandung aglutinogen rhesus, orang tersebut termasuk rhesus negatif rhā. Penggolongan darah ABO berperan dalam transfusi darah. Transfusi darah adalah proses pemindahan darah dari tubuh seseorang ke dalam tubuh Orang yang menerima darah disebut penerima atau resipien. Adapun orang yang memberikan darahnya disebut pemberi atau donor. Hal yang harus diperhatikan dalam tranfusi darah adalah jenis aglutinogen donor dan aglutinin resipien. Aglutinin memiliki kemampuan untuk menggumpalkan eritrosit. Jadi, apabila aglutinogen donor bercampur dengan aglutinin resipien, darah resipien akan menggumpal. Darah donor yang bercampur dalam tubuh resipien akan dianggap sebagai antigen oleh tubuh. Agar Anda lebih memahami transfusi darah perhatikan Gangguan dan Penyakit yang Berkaitan dengan Darah Terdapat beberapa gangguan dan penyakit yang berkaitan dengan darah. Gangguan tersebut dapat disebabkan oleh faktor fisiologis maupun Anemia Anemia merupakan penyakit berupa kurangnya kadar hemoglobin, Fe, dan eritrosit di dalam tubuh. Dalam keadaan normal, kadar Hb dalam darah yaitu 12ā16 gram%. Adapun jumlah eritrosit normal yaitu 5,3 juta/ mm3 darah. Seorang yang menderita anemia memiliki gejala muka pucat, lesu, sakit kepala, dan gangguan menstruasi. Leukemia Pada leukemia, produksi sel darah putih melebihi batas normal. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan abnormal pada jaringan yang memproduksi sel-sel darah. Leukemia dapat disebabkan oleh infeksi virus, terkena sinar radio aktif, terkena zat-zat kimia, serta faktor keturunan genetik. Penderita leukimia memiliki ciri-ciri pucat, lesu, demam, dan pendarahan. Thalasemia Thalasemia adalah suatu penyakit yang diakibatkan oleh gangguan produksi hemoglobin dan eritrosit. Thalasemia merupakan penyakit genetik atau keturunan. Gejala penyakit thalasemia sangat bervariasi, di antaranya anemia, pembesaran limfa, bentuk tulang abnormal, dan gangguan pertumbuhan. Sickle Cell Anemia Sickle cell anemia adalah suatu penyakit yang ditandai dengan bentuk sel darah merah menyerupai bulan sabit. Sel darah merah yang berbentuk bulan sabit tersebut mudah untuk saling tindih pada pembuluh darah. Akibatnya, sel darah tersebut menyumbat pembuluh darah dan terjadi hemolisis pecah. Selain itu, bentuk bulan sabit berakibat kurangnya daya ikat terhadap oksigen
Gambar 5. Struktur paru-paru manusia Paru-paru dibungkus oleh dua lapis selaput paru-paru yang disebut pleura. Semakin ke dalam, di dalam paru-paru akan ditemui gelembung halus kecil yang disebut alveolus. Jumlah alveolus pada paru-paru kurang lebih 300 juta buah. Adanya alveolus ini menjadikan permukaan paru-paru lebih luas. Diperkirakan, luas permukaan paru-paru sekitar 160 m2. Dengan kata lain paru-paru memiliki luas permukaan sekitar 100 kali lebih luas daripada luas permukaan tubuh. Dinding alveolus mengandung kapiler darah. Oksigen yang terdapat pada alveolus berdifusi menembus dinding alveolus, lalu menembus dinding kapiler darah yang mengelilingi alveolus. Setelah itu, masuk ke dalam pembuluh darah dan diikat oleh hemoglobin yang terdapat di dalam sel darah merah sehingga terbentuk oksihemoglobin HbO2. Akhirnya, oksigen diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh. Setelah sampai ke dalam sel-sel tubuh, oksigen dilepaskan sehingga oksihemoglobin kembali menjadi hemoglobin. Oksigen ini digunakan untuk oksidasi. Karbon dioksida yang dihasilkan dari respirasi sel diangkut oleh plasma darah melalui pembuluh darah menuju ke paru-paru. Sesampai di alveolus, CO2 menembus dinding pembuluh darah dan dinding alveolus. Dari alveolus, karbondioksida akan disalurkan menuju hidung untuk dikeluarkan. Jadi proses pertukaran gas sebenarnya berlangsung di alveolus. 3. Perlatihan 1. Bagaimanakah proses oksigen diangkut ke seluruh tubuh? 2. Apa sajakah organ-organ pernapasan pada manusia ? Jelaskan fungsi masing- masing organ pernapasan 3. Apakah perbedaan antara rspirasi dan pernapasan? MODUL PLPG 2014 PENDALAMAN MATERI ILMU PENGETAHUAN ALAM 355 KEGIATAN BELAJAR 11 TEKNIK REKAYASA GENETIKA 1. Orientasi Tujuan dan cara belajar diintegrasikan dalam teksnarasi 2. Inti A. Pendahuluan Perkembangan ini memungkinkan bagi kita untuk mengidentifikasi, mengisolasi, mengalihkan, dan mengguna-kan gen-gen spesifik yang mengendalikan sifat-sifat individu pada suatu organisme. Sebagai contoh di bidang pertanian, terjadi kemampuan yang meningkat untuk memperbaiki dan mengendalikan sifat tanaman, pohon, hewan, ikan, dan mikroorganisme yang membantu perbaikan genetik yang telah dilakukan selama berabad-abad oleh petani melalui teknik pemuliaan tanaman dan hewan secara konvensional. Rekayasa genetika Ing. genetic engineering dalam arti paling luas adalah penerapan genetika untuk kepentingan manusia. Dengan pengertian ini kegiatan pemuliaan hewan atau tanaman melalui seleksi dalam populasi dapat dimasukkan. Demikian pula penerapan mutasi buatan tanpa target dapat pula dimasukkan. B. Tahapan DNA Rekombinan Dengan ditemukannya teknik rekayasa genetika melalui teknologi DNA rekombinan pada tahun 1973, mengakibatkan perkembangan bioteknologi semakin pesat. Tidak diragukan lagi bahwa teknologi DNA rekombinan merupakan penyebab utama ketenaran bioteknologi. Teknologi rekayasa genetika merupakan contoh bioteknologi modern dengan tehnik DNA rekombinan. Adapun pengertian DNA itu adalah zat kimia yang menyusun sifat pada mahluk hidup. Teknik DNA rekombinan dibuat dengan mengkombinasikan materi genetik dari dua sumber yang berbeda. Berikut penjelasan tahapan DNA Rekombinan a. Mencari gen yang ada pada DNA unggul yang dinginkan dan mengisolasinya b. Menyiapkan tempat untuk memasukkan DNA rekombinan, yaitu mahluk hidup yang akan diubah sifatnya misalnya plasmid. c. Memasukan DNA unggul ke dalam plasmid d. Mengkloning DNA rekombinan, yaitu dengan pemeliharan sedemikian rupa DNA rekombinan yang sudah dimasukkan pada plasmid e. Memelihara sel agar menghasilkan produk yang diinginkan. Gambar 10 Langkah-Langkah Pembuatan DNA Rekombinan Sumber Ibrahim, 2004 52 Gen yang diinginkan Diisolasi Plasmid sebagai wahana dipotong menggunakan enzim endonuklease restriksi Gen asing yang telah diisolasi, disambungkan dengan plasmid Plasmid rekombinan kemudian dimasukkan ke dalam sel bakteri. 356 MODUL PLPG 2014 PENDALAMAN MATERI ILMU PENGETAHUAN ALAM Bilamana materi genetik dari dua sumber berbeda dikombinasikan, hasilnya adalah bertambahnya variasi genetik. Variasi genetik yang ada di alam merupakan bahan baku perubahan evolusioner yang dikendalikan oleh seleksi alam atau seleksi buatan yang dilakukan oleh manusia. Objek rekayasa genetika mencakup hampir semua golongan organisme, mulai dari bakteri, fungi, hewan tingkat rendah, hewan tingkat tinggi, hingga tumbuh-tumbuhan. Bidang kedokteran dan farmasi paling banyak berinvestasi di bidang yang relatif baru ini. Sementara itu bidang lain, seperti ilmu pangan, kedokteran hewan, pertanian termasuk peternakan dan perikanan, serta teknik lingkungan juga telah melibatkan ilmu ini untuk mengembangkan bidang masing-masing. 3. Perlatihan 1. Tuliskan definisi rekayasa genetika 2. Bagaimanakah tahapan pembuatan DNA Rekombinan? MODUL PLPG 2014 PENDALAMAN MATERI ILMU PENGETAHUAN ALAM 357 KEGIATAN BELAJAR 12 BIOTEKNOLOGI 1. Orientasi Tujuan dan cara belajar diintegrasikan dalam teksnarasi 2. Inti A. Pendahuluan Bioteknologi seringkali juga dikaitkan dengan penyelamatan lingkungan, sumber energi yang bersih, metode-metode untuk membersihkan kontaminasi lingkungan, begitu pula produk dan proses yang berwawasan lingkungan lebih menonjol dilakukan daripada sebelumnya. Mendefinisikan bioteknologi sesungguhnya sangat mudah. Uraikan kata bioteknologi menjadi akar kata bio dan teknologi. Maka kita akan memperoleh definisi sebagai berikut Bioteknologi pemanfaatan makhluk hidup untuk memecah- kan masalah atau menghasilkan produk bermanfaat. Menurut kamus bahasa Indonesia definisi bioteknologi, yaitu teknologi yang menyangkut jasad hidup. Bioteknologi dalam istilah baru dapat didefinisikan sebagai berikut pemanfaatan sel atau molekul biologi untuk memecahkan masalah atau membuat produk-produk bermanfaat. Tidak semua orang sepakat dengan definisi tersebut, beberapa pihak mencoba mengembangkan definisi sendiri-sendiri. Shiva 1994 dalam Ibrahim 2004 mendefinisikan bioteknologi sebagai teknologi pemanfaatan organisme atau produk organisme yang bertujuan menghasilkan bahan atau jasa. Definisi-definisi di atas memiliki cakupan yang luas yang meliputi hampir semua aspek dengan adanya ciri khas keterlibatan katalisator biologi. Istilah bioteknologi saat ini semakin dikenal dan menimbulkan kesan seolah- seolah telah timbul ilmu baru. Tetapi benarkah bahwa bioteknologi bukan merupakan ilmu baru? Kalau bukan, sejak kapan bioteknologi lahir, mengapa dalam beberapa tahun terakhir ini bioteknologi begitu populer? Faktor apa saja yang menjadi pemicu? Kita akan mencoba mencari jawabannya di dalam uraian berikut Bioteknologi secara sederhana atau bioteknologi konvensionalsudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai contoh, di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir, roti, maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19, pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas-varietas baru di bidang pertanian, serta pemuliaan dan reproduksi hewan. Di bidang medis, penerapan bioteknologi di masa lalu dibuktikan antara lain dengan penemuan vaksin, antibiotik, dan insulin walaupun masih dalam jumlah yang terbatas akibat proses fermentasi yang tidak sempurna. Perubahan signifikan terjadi setelah penemuan bioreaktor oleh Louis Pasteur. Dengan alat ini, produksi antibiotik maupun vaksin dapat dilakukan secara masal. Pada masa kini, bioteknologi berkembang sangat pesat yang dikenal dengan bioteknologi moderen, terutama di negara negara maju. Kemajuan ini ditandai dengan ditemukannya berbagai macam teknologi semisal rekayasa genetika, kultur jaringan, DNA rekombinan, pengembangbiakan sel induk, kloning, dan lain-lain. Teknologi ini memungkinkan kita untuk memperoleh penyembuhan penyakit-penyakit genetik maupun kronis yang belum dapat disembuhkan, seperti kanker ataupun 358 MODUL PLPG 2014 PENDALAMAN MATERI ILMU PENGETAHUAN ALAM
- Manusia membutuhkan organ-organ pernapasan untuk bernapas. Organ-organ tersebut bekerja dalam rangkaian sistem pernapasan. Sistem pernapasan sendiri merupakan kerja tubuh yang membantu manusia menyerap oksigen O2 agar organ-organ dapat bekerja. Selain itu, sistem pernapasan juga berfungsi untuk membuang karbon dioksida CO2 dari dalam darah. Menurut e-book "Ilmu Pengetahuan Alam" yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemdikbud, ada sejumlah organ yang menyusun sistem pernapasan manusia. Organ-organ tersebut antara lain hidung, faring tekak, larang ruang suara, trakea tenggorokan, bronkus, dan paru-paru. Setiap organ-organ pernapasan harus bekerja dengan baik, apabila tidak maka sistem pernapasan akan terganggu. Sehingga penting bagi manusia menjaga kesehatan sistem pernapasannya. Sejumlah penyakit pernapasan akibat virus dan bakteri sebaiknya diwaspadai. Penyakit-penyakit pernapasan tersebut antara lain flu, tuberkolosis TBC, faringitis, hingga COVID-19 yang baru-baru ini menjadi pandemi. Organ-organ pernapasan manusiaOrgan-organ tersebut dibagi secara struktural dan fungsional. Dibagi secara struktural artinya berdasarkan posisi dimana organ-organ tersebut terletak, yaitu - sistem pernapasan atas, yaitu hidung dan faring;- sistem pernapasan bawah yaitu laring, trakea, bronkus, dan secara fungsional artinya berdasarkan fungsi, baik sebagai zona penghubung maupun zona respirasi. Zona penghubung terdiri atas rongga dan saluran yang terhubung di luar maupun dalam paru-paru. Sementara zona respirasi terdiri atas jaringan di dalam paru-paru yang befungsi dalam mengatur pertukaran gas. Pembagian secara fungsional antara lain - zona penghubung, yaitu hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan bronkiolus;- zona respirasi, yaitu organ memiliki fungsinya masing-masing. Berikut fungsi setiap organ dalam sistem pernapasan manusia - Hidung untuk menyesuaikan suhu udara yang dihirup dan menyaring udara dari debu, kotoran, virus, dan Faring untuk jalur masuk udara dan makanan, ruang resonansi suara, serta tempat tonsil yang melakukan reaksi kekebalan tubuh dengan melawan benda Laring untuk menghasilkan gelombang suara, mengeluarkan partikel kecil seperti debu, asap, makanan, dan minuman dengan batuk refleks, dan menghubungkan faring dan Trakea untuk menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan dan menghubungkan antara laring dan Bronkus dan bronkiolus untuk memberikan jalur udara dari trakea ke Paru-paru untuk mendukung proses pertukaran O2 dan Alveolus untuk menyerap oksigen, melakukan pertukaran gas, dan menyalurkan oksigen agar dapat masuk ke aliran darah. Bentuk jamak dari alveolus adalah pertukaran gas O2 dan CO2 di tubuh manusiaHal utama yang terjadi dalam sistem pernapasan adalah pertukaran gas. Menurut modul "Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan" proses ini meliputi serangkaian mekanisme. Pertama oksigen O2 masuk ke dalam tubuh melalui fase inspirasi. Fase ini ditandai dengan bekontraksinya diafragma dan otot dada yang menyebabkan rongga dada membesar. Udara yang masuk dalam fase ini kemudian melewati serangkaian organ pernapasan hingga alveolus. Selanjutnya, pada alveolus terjadi difusi O2 ke kapiler paru-paru yang ada didinding alveolus. Di kapiler arteri, oksigen diikat oleh eritrosit yang mengandung hemoglobin. Hal ini menyebabkan oksigen menjadi jenuh. Hemoglobin kemudian mengangkut O2 ke seluruh jaringan dan sel-sel tubuh. Semakin banyak O2 yang digunakan oleh tubuh, semakin banyak pula karbondioksida CO2 yang terbentuk. CO2 sendiri merupakan limbah bagi tubuh sehingga perlu dikeluarkan. CO2 dibawa dari sel-sel tubuh ke kapiler vena, baru setelahnya diangkut oleh eritrosit menuju paru-paru. Di dalam paru-paru, CO2 kembali menuju alveolus untuk mengalami fase ekspirasi, atau melepaskan CO2. Saat fase ini diafragma dan otot dada berelaksasi yang menyebabkan volume dada kembali normal. Infografik SC Human Respiratory System. juga Sistem Pernapasan Cara Mengetahui Frekuensi & Volume Pernapasan Sistem Pernapasan Struktur, Organ, Pengertian Inspirasi-Ekspirasi - Pendidikan Kontributor Yonada NancyPenulis Yonada NancyEditor Yandri Daniel Damaledo
oksigen diangkut ke seluruh sel tubuh untuk proses oksidasi oleh