2. Biasakan berwudhu sebelum menyentuh dan membaca Al-Qur'an. 3. Menghadap kiblat, sebagaimana melaksanakan salat. 4. Mengawali pembacaan dengan kalimat taawudz (audzubillahi minasyaitonirrajim). 5. Membaca Bismillah pada setiap awal surat, kecuali pada surat At-Taubah. 6. Baca dengan khusyuk dan di tempat yang bersih. 7. Ia pun menyesali perbuatannya dan memanjatkan doa taubat sesuai dengan Quran surat Al A'raf ayat 23 Arab: قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَآ اَنْفُسَنَا وَاِنْ لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ Latin: qālā rabbanā ẓalamnā anfusana wa il lam tagfir lanā wa tar-ḥamnā lanakụnanna minal-khāsirīn Ragam Bacaan Ta'awudz Menurut Qira'at Asyrah. Isti'adzah atau ta'awudz sebagai doa dan pembuka dalam melantunkan Al-Qur'an memiliki banyak ragam redaksi. Ragam redaksi ini tidak lepas dari hasil ijtihad para ulama berdasarkan pada beberapa ayat dalam Al-Qur'an. Pertama, Surat al-A'raf ayat 200 ( وَإِمَّا 1. (Inilah pernyataan) pemutusan hubungan dari Allah dan Rasul-Nya kepada orang-orang musyrik yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka). Juz ke-10 tafsir ayat ke-1 فَسِيۡحُوۡا فِى الۡاَرۡضِ اَرۡبَعَةَ اَشۡهُرٍ وَّاعۡلَمُوۡۤا اَنَّكُمۡ غَيۡرُ مُعۡجِزِى اللّٰهِ‌ۙ وَاَنَّ اللّٰهَ مُخۡزِى الۡكٰفِرِيۡنَ‏ 86MZm.

doa sebelum membaca surat at taubah